Categories
Uncategorized

Mengusap Rukun Yamani, Sudut Barat Daya Ka’bah

Menunaikan ibadah ke tanah suci dan bisa mencium Hajar Aswad merupakan dambaan setiap umat Islam. Namun terkadang karena beberapa hal, menjadikan jamaah tak mampu mencium Hajar Aswad. Meski demikian, terdapat anjuran lain yang disunnahkan saat jamaah mengelilingi ka’bah, yakni mengusap Rukun Yamani. Sudut Yamani merupakan sisi Ka’bah yang mana jika ditarik lurus menghadap ke arah Yaman.

Keutamaan Mengusap Rukun Yamani

Banyak yang tidak menyadari bahwa menyentuh atau mengusap sudut Yamani merupakan salah satu keistimewaan dalam thawaf. Seperti dilansir dari hadist riwayat Abu Daud dan al-Nasai. Hadist tersebut menerangkan bahwa Rasulullah SAW pun tidak pernah lupa untuk mengusap sudut barat daya Ka’bah ini. Apa yang dilakukan oleh Baginda Nabi,  kemudian diikuti oleh para sahabat nabi.

Adapun keutamaan ataupun keistimewaan dari mengusap Rukun Yamani adalah sebagai berikut

  • Terdapat 70 malaikat

Dalam salah satu buku rukun haji karya  Ablah Muhamad menuturkan bahwa  terdapat 70 malaikat yang memegang sudut  Yamani. Sudut Ka’bah yang terletak di atas pondasi awal Baitullah ini bisa menjadi tempat untuk berdoa memohon ampunan.

Karena di sudut inilah 70 malaikat tersebut akan mengamininya. Maka berdoalah dengan sungguh-sungguh agar hajat yang diinginkan segera terkabul.

  • Menghapus dosa

Menunaikan ibadah ke Baitullah bertujuan untuk mendekatkan diri  pada Allah SWT. Selain itu juga sebagai wujud taqwa kita pada Sang Pencipta. Salah satu sunnah selama ibadah haji atau umrah adalah mengusap sudut Yamani. Sesuai dengan sabda Rasulullah SAW, saat jamaah haji dapat mencium hajar aswad atau mengusap Yamani maka akan dihapuskan dosanya.

  • Mendapatkan kebaikan dunia dan akhirat

Tatkala seseorang diantara dua rukun yakni Rukun Yamani dan Rukun Hajar Aswad, maka akan mendapatkan dua kebaikan. Seperti yang dilakukan oleh Rasullullah SAW saat thawaf adalah berdoa meminta kebaikan dunia dan akhirat. Sudut Yamani juga menjadi tempat mustajabnya doa-doa jamaah dengan meletakan tangan kanan. Kemudian seraya membaca doa untuk dijauhkan dari siksa api neraka.

  • Bukti keajaiban

Tatkala tiba di sudut Yamani berdoalah untuk meminta suatu keajaiban. Karena di jaman Rasulullah SAW, banyak sahabat  yang membuktikan keajaiban-keajaiban doanya. Salah satunya adalah Abdullah bin Zubair yang berdoa agar bisa menguasai seluruh hijaz.

Selain itu terdapat pula Mus’ab bin Zubair juga berdoa dan membuktikan untuk menguasai Iraq. Dan beberapa waktu kemudian, Rasulullah menyaksikan sendiri kehebatan doa-doa sahabatnya. Hal ini juga menjadi alasan banyak orang yang ingin menunaikan ibadah umrah agar hajatnya segera terkabul.

  • Tidak berdesak-desakan

Mencium hajar aswad maupun mengusap sudut Yamani sebaiknya dilaksankan dengan cara yang baik. Karena saat jamaah melakukannya dengan cara tidak baik seperti berdesak-desakkan, maka Allah pun tidak akan ridha.

Berdesak-desakan bisa merugikan atau menyakitkan beberapa pihak. Jadi ketika jamaah tak mampu meraih dan mengusap sudut Yamani, sebaiknya segera beranjak. Namun jika keadaan sekitar sedang lengang, usaplah Yamani dengan baik untuk merasakan keistimewaannya.

Ikuti umroh plus Turki bersama Hayatun: https://www.hayatuntour.com/umroh-plus-turki/

Kelima keutamaan mengusap Rukun Yamani di atas dapat dirasakan oleh jamaah yang melaksanakan ibadah haji dan umrah. Mencium hajar Aswad dan mengusap Yamani merupakan kegiatan mulia dan sering dilakukan oleh Baginda Nabi. Selain itu moment haji ataupun umrah menjadi moment paling mujarab saat seseorang memiliki hajat. Jika ingin hajat Anda segera tercapai, mulailah menabung dari sekarang.  Jangan lupa untuk memilih mitra terbaik untuk perjalanan haji dan umrah Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *