Categories
Uncategorized

Gejala Umum Atresia Ani pada Bayi

Gejala umum atresia ani yang menyerang bayi merupakan kondisi yang sangat serius. Ika tidak segera melakukan langkah penanganan ditakutkan dapat memperburuk kondisi kesehatan dan bisa mengancam nyawa penderitanya. Pada kasus ini dokter sudah mulai bisa mendeteksi gejala yang muncul sejak memasuki 5 – 7 minggu pada masa kehamilan. Faktor resiko penyakit ini ada berbagai macam. Untuk melihat lebih jelas mengenai penyakit ini bisa simak penjelasan di bawah ini. 

IMG_256

halodoc.com

Gejala Umum  Atresia Ani

kini kita akan melihat gejala umum atresia ani pada bayi yang terserang atresia ani. Berikut beberapa tanda klinis penderita atresia ani, diantaranya:

  • Pada bayi perempuan akan memiliki lubang anus yang sangat dekat dengan bagian vagina
  • lubang anus berada di tempat yang tidak seharusnya, bahkan untuk beberapa kasus bayi tidak memiliki lubang anus sama sekali.
  • Bayi baru lahir tidak akan mengeluarkan tinja pertamanya pada jangka waktu 24 – 48 jam pertama
  • Tinja atau kotoran akan keluar melalui tempat yang bukan seharusnya seperti melalui uretra, vagina, skrotum, atau pangkal penis
  • Bagian perut akan terlihat membengkak karena penumpukan kotoran

Selain gejala di atas ada beberapa kasus, penderita atresia ani akan mengalami gejala lain yang lebih serius seperti:

  • Terjadi kelainan pada bagian saluran kemih serta kelainan organ ginjal
  • Adanya kelainan pada bagian tulang belakang
  • Terjadi gangguan atau kelainan saluran pernafasan.
  • Gejala lain juga bisa dilihat dari kelainan yang terjadi pada kerongkongan
  • Bayi akan mengalami down syndrome
  • Bayi akan menderita penyakit jantung bawaan
  • Menderita penyakit hirschsprung
  • Menderita kelainan pada usus halus atau disebut atresia duodenum

Kapan Harus Periksa ke Dokter

Kondisi tubuh setiap orang berbeda, terutama bayi yang memang sangat sensitif dan rentan mengalami masalah, maka dari itu sebaiknya jika anda melihat bayi anda memiliki tanda – tanda atau gejala di atas segera konsultasi pada dokter anda. Selain itu kondisi serta ketahanan tubuh setiap orang berbeda sehingga untuk mengatasi masalah kesehatan sebaiknya segera periksakan bayi anda ke dokter. Penanganan dini juga lebih baik untuk mencegah terjadinya komplikasi yang lebih serius. Jika memang diperlukan dibutuhkan penanganan sesegera mungkin sebab kondisi atresia ani merupakan salah satu kondisi yang sangat serius. 

Pengobatan

setelah melihat gejala umum atresia ani kini kita melihat pengobatan yang tepat untuk mengatasi masalah kesehatan pada bayi ini. Pada banyak kasus untuk membuka lubang yang tertutup akan dilakukan tindakan operasi. Namun langkah pengobatan dilakukan tergantung dari kondisi. Beberapa pengobatan mungkin dilakukan seperti:

  • Jika kondisi bayi memiliki anus dan usus yang tidak tersambung maka akan dilakukan operasi untuk menyambungkan anus dan usus
  • Jika bayi mengalami masalah sambungan yang tidak normal pada usus serta sistem urinasi maka akan dilakukan tindakan anoplasti untuk memindahkan anus ke tempat yang tepat
  • Agar kotoran dapat keluar ke kantung di luar tubuh maka akan dilakukan tindakan kolostomi untuk menyambungkan usus ke bukaan di dinding perut. 
  • Obat sebagai penawar rasa sakit

Demikian penjelasan mengenai gejala umum atresia ani pada bayi baru lahir. Gejala yang muncul sangat serius sehingga membutuhkan penanganan segera. Kurang dan lebih mohon maaf semoga bermanfaat bagi anda. Sekian.

Sumber referensi:

  • https://hellosehat.com
  • https://blog.kitabisa.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *